a. Tahap awal stoikiometri
Di awal kimia, aspek kuantitatif perubahan kimia yaitu stoikiometri reaksi kimia, tidak mendapat banyak perhatian. Bahkan saat perhatian telah diberikan, teknik dan alat percobaan tidak menghasilkan hasil yang benar.
Salah satu contoh melibatkan teori flogiston. Flogistonis mencoba menjelaskan fenomena pembakaran dengan istilah "Zat dapat terbakar". Berdasarkan teori ini mereka mendefinisikan pembakaran sebagai pelepasan flogiston dari zat terbakar.
b. Massa atom relatif dan massa atom
Dalton mengenali bahwa penting untuk menentukan massa setiap atom karena massanya bervariasi untuk setiap jenis atom. Atom sangat kecil sehingga tidak mungkin menentukan massa satu atom. Maka ia memfokuskan pada nilai relatif atom massa dan membuat tabel massa atom untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia.
Massa atom adalah nilai relatif, artinya suatu rasio tanpa dimensi. Walaupun beberapa massa atomnya berbeda dengan nilai modern, sebagian besar nilai-nilai yang diusulkannya dalam rentang kecocokan dengan nilai saat ini.
c. Massa molekul dan massa rumus
Massa rumus atau massa rumus kimia didefinisikan sebagai jumlah massa atom berdasarkan jenis dan jumlah atom yang terdefinisi dalam rumus kimianya. Rumus kimia molekul disebut rumus molekul, dan massa rumus kimianya disebut dengan massa molekul.
d. Kuantitas materi dan mol
Ada beberapa definisi "mol" :
i. Jumlah materi yang mengadung sejumlah partikel yang terkandung dalam 12 g 12
ii. Satu mol materi yang mengandung sejumlah konstanta Avogadro partikel.
iii. Sejumlah materi yang mengandung 6,02 x 1023 partikel dalam satu atom.
e. Satuan massa atom (sma)
karena standar massa atom dalam sistem Dalton adalah massa hidrogen, satuan massa dalam SI tepat 1/12 massa 12C . Nilai ini disebut dengan satuan massa atom dan sama dengan dengan 1,6605402 x 10–27 kg
dan D (Dalton) digunakan sebagai simbolnya.
sumber:
http://www.chem-is-try.org/kategori/materi_kimia/kimia_dasar/page/7/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar